Kamis, 12 April 2012
Cara perbanyak Cemara Kipas
Menyegarkan Palem Layu
Rabu, 11 April 2012
Cattleya Tidak Mudah Diserang Jamur
Aglaonema Layu
Cegah Busuk Bibit Kentang
Selasa, 03 April 2012
TambulanPot Mangga Versi Bursa Holtikultura, Meruya JakBar
Media
Pemupukan
![]() |
| Add caption |
Perawatan
Sejak berumur 1,5 tahun pemangkasan dilakukan secara teratur setiap 4-5 bulan sekali terutama memotong tunas muda agar cepat berbunga.Tanaman disiram dua kali sehari setiap pagi dan sore. Peyiraman dikurangi menjelang pembungaan dan diberi Zat perangsang tumbuh. Sedang kan untuk merangsang pertumbuhan akar dan mengurangi kerontokan daun digunakan minyak ikan setiap dua bulan sekal. Caranya satu tutup minyak ikan dilarutkan 10 liter air kemudian disiram.Untuk mencegah serangan hama biasanya diberi peptisida seperti supracide,matador atau decis dengan takaran 1 tutup botol per 10 liter air.Semunya disemprot pada daun, batang dan sisanya disiram ketanah. Perlakuan ini diberikan 3 bulan setelah okulasi setiap 2 minggu sekali. Sedangkan untuk mengatasi rayap dan semut selalu gunakan furadan sebanyak satu genggam tangan. Furadan digunakan 3 bulan sekali dengan cara ditabur.Senin, 26 Maret 2012
Tanah – Tanah yang memerlukan pupuk organik

Tanah- tanah yang memerlukan pupuk organik. Tanah pasir atau tanah yang banyak tererosi lebuh baik dipupuk dengan pupuk organik dari pada dengan pupuk buatan, karena pemberian pupuk buatan pada tanah tersebut akan mudah sekali tercuci oleh air hujan. Dengan diberikan pupuk kandang maka daya menahan air dan kation-kation tanah meningkat, sehingga apabila diberikan pula pupuk buatan maka pencucian oleh air hujan dan erosi dapat dihambat.
Semua tanaman dapat menjadi lebih baik kalau diberi pupuk kandang. Walaupun demikian beberapa jenis tanaman seperti kentang, Jagung, Tanaman perkarangan memberikan respon yang lebih baik.
Adapun cara pemberian pupuk organik dalam musim hijan pupuk kandang dapat diberikan di permukaan tanah, tetapi pada musim kemarau pupuk kandang harus dibenamkan atau dicampurkan dengan tanah agar tidak menjadi kering.
Rabu, 21 Maret 2012
Pupuk Organik Buatan

Pupuk Organik Buatan Adalah pupuk organik yang dibuat dengan teknologi tinggi sehingga dihasilkan pupuk yang bersifat organik tetapi dengan bentuk fisik dan cara kerja seperti pupuk KIMIA (anorganik). Pupuk ini mampu memperbaiki sifat fisik( struktur tanah, kemampuan menahan air dan lain lain) dan biologi tanah seperti pupuk organik biasa dan dapat menyediakan unsur hara lebih efektif seperti pupuk kimia. Pupuk ini tidak mencemari lingkungan sehingga sangat dianjurkan oleh para pencinta lingkungan. Karena itu konsep "organic farming" yang menganjurkan pemupukan hanya dengan pupuk organik dan tidak menggunakan pupuk anorganik yang dapat mencemari lingkungan mulai banyak dikembangkan.
Pupuk Organik buatan dalam bentuk cair agar lebih cepat memperbaiki sifat fisik, biologi dan kimia/definisi hara tanah. Beberapa contoh pupuk organik buatan (Lingga dan Marsono, 2011).
1 Albatros
- Dibuat dari ekstrak ikan laut
- Mengandung 9% N, 4%P dan 7% K
- Dijual dalam bentuk caiir
- Pupuk organik cair yang mengandung " soil conditioner"
- Memperbaiki sifat fisik tanah yang cepat,menambah unsur hara makro dan mikro.
- Mengandung enzim hormon dan katalis
- Dibuat dari limbah hewan dan tanaman yang di dekomposisi oleh mikroganisme.
- Mengandung senyawa enzim dan hormon.
- Pupuk organik cair
- Pupuk organik cair
- dibuat dari bahan organik tanaman dan hewan ditambah dengan hara makro dan mikro.
- Mengandung minyak asiri yang dapat mengusir hama.
- Berasal dari bahan organik kotoran cacing Lumbricus rubelus.
- Mengandung hormon tumbuh tanaman
- Kaya hara makro dan mikro
Sebelumnya liat proses pembuatan pupuk cair organik TRIPLUS by aahasful
( http://youtu.be/4jjEbiyOrZw)
Pupuk Kompos AdAlAh


Selain pupuk kandang dan pupuk hijau , dalam penyediaan pupuk organik dapat pula digunakan KOMPOS. Kompos adalah bahan organik yang dibusukan pada suatu tempat yang terlindung dari matahari dan hujan. diatur kelembabannya dengan meyiran air bila terlalu kering. Untuk mempercepat perombakan dapat ditambah kapur, sehingga terbentuk kompos dengan C/N rasio rendah yang siap untuk digunakan. Bahan untuk kompos dapat berupa sampah atau sisa sisa tanaman tertentu(jerami dan Lain lain).
Selasa, 20 Maret 2012
TANAMAN PUPUK HIJAU seperti


Pupuk hijau dapat diartikan sebagai hijauan dan dapat sebagai penambah N dan unsur-unsur lain atau sisa-sisa tanaman yang dikembalikan ketanah. Pupuk hijau sebagai pengganti pupuk kandang apabila jumlah pupuk kandang sedikit sedangkan tanah sangat memerlukan pupuk organik.
Pupuk hijau umumnya berupa tanaman Leguminosa dan sering ditanam sebagai tanaman sela atau tanaman rotasi untuk memanfaatkan waktu sehingga tanah tidak diberatkan.
Tanamn pupuk hijau harus memenuhi sarat sarat sebagai berikut
- Cepat tumbuh dan banyak menghasilkan bahan hijauwan.
- Sukulen tidak banyak mengandung kayu.
- Banyak mengandung N
- Tahan kekeringan
- Bila dimanfaatkan sebagai tanaman sela maka dipilih tidak merambat.
- Orok-orok (crotalaria sp), tanaman perdu umur 2-4 bulan.
- Lamtoro,turi - Sekaligus sebagai pelindung.
- Calopogonium,Sentrosema,Mimosa,tanaman semak yang sering digunakan sebagai penutup tanah.
Senin, 14 Maret 2011
Pengertian Pupuk Kandang Atau Kotoran Hewan
Pupuk Kandang
Sebagai penggemar bercocok tanam tentunya kita sudah mengerti manfaat pupuk bagi tanaman yang kita tanam yaitu sebagai sumber nutrisi agar tanaman tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah dengan maksimal.
Pupuk kandang salah satu pupuk dasar untuk bercocok tanam yang Secara umum dapat disebutkan bahwa setiap ton pupuk kandang mengandung 2Kg N, 3 Kg P2O5 dari 5 Kg K2O serta unsur – unsur hara esensial lain dalam jumlah yang relative kecil (Knuti, Korpi dan Hide, 1970)
Sifat- sifat pupuk kandang : Tiap tiap jenis hewan yang dipelihara menghasilkan pupuk kandang dengan sifat yang berbeda-beda:
Kotoran ayam mengandung N tiga kali lebih besar dari pada pupuk ka
ndang yang lain.
Kotoran kambing mengandung N dan K masing masing dua kali lebih besar dari pada kotoran sapi.
Kotoran babi mengandung P dua kali lebih banyak daripada kotoran sapi.
Pupuk kandang dari kuda atau kambing mengalami fermentasi dan menjadi panas lebih cepat dari pada pupuk kandang sapid an babi. Karena itu, petani biasanya menyebut pupuk kandang sapid an babi sebagai pupuk dingin.
Dalam semua pupuk kandang P selalu terdapat dalam kotoran padat, sedangkan sebagian besar K dan N terdapat dalam kotoran cair (urine).
Kandungan K dalam urine adalah lima kali lebih banyak daripada dalam kotoran padat, sedangkan kandungan N adalah dua sampai tiga kali lebih banyak.
Kandungan unsur hara dalam kotoran ayam adalah yang paling tinggi, karena bagian cair (urine) tercampur dengan bagian padat.
Kandungan usur hara dalam pupuk kandang ditentukan pula oleh jenis makanan yang diberikan.
| Ternak | N | P2O5 | K2O |
| Unggas (ayam ) Sapi Kuda Babi Domba | 1,70 0,29 0,44 0,60 0,55 | 1,90 0,17 0,17 0,41 0,31 | 1,50 0,35 0,35 0,13 0,15 |
Pupuk Organik
Pupuk Organik
Usaha lain yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kesuburan tanah adalah dengan melakukan pemupukan dengan pupuk organic atau pupuk kandang. Kandungan unsur hara dalam pupuk kandang tidak terlalu tinggi, tetapi jenis pupuk ini mempunyai keistimewaan lain yaitu dapat memperbaiki sifat-sifat fisik tanah seperti permeabilitas tanah,porositas tanah, struktur tanah, daya menahan air dan kation- kation tanah dan sebagainya.
Selasa, 20 April 2010
Jenis Jenis Irigasi
Irigasi Permukaan
Irigasi Permukaan merupakan sistem irigasi yang menyadap air langsung di sungai melalui bangunan bendung maupun melalui bangunan pengambilan bebas (free intake) kemudian air irigasi dialirkan secara gravitasi melalui saluran sampai ke lahan pertanian. Di sini dikenal saluran primer, sekunder dan tersier. Pengaturan air ini dilakukan dengan pintu air. Prosesnya adalah gravitasi, tanah yang tinggi akan mendapat air lebih dulu.
Irigasi Lokal
Sistem ini air distribusikan dengan cara pipanisasi. Di sini juga berlaku gravitasi, di mana lahan yang tinggi mendapat air lebih dahulu. Namun air yang disebar hanya terbatas sekali atau secara lokal.
Irigasi dengan Penyemprotan
Penyemprotan biasanya dipakai penyemprot air atau sprinkle. Air yang disemprot akan seperti kabut, sehingga tanaman mendapat air dari atas, daun akan basah lebih dahulu, kemudian menetes ke akar.
Irigasi Tradisional dengan Ember
Di sini diperlukan tenaga kerja secara perorangan yang banyak sekali. Di samping itu juga pemborosan tenaga kerja yang harus menenteng ember
Irigasi Pompa Air
Air diambil dari sumur dalam dan dinaikkan melalui pompa air, kemudia dialirkan dengan berbagai cara, misalnya dengan pipa atau saluran. Pada musim kemarau irigasi ini dapat terus mengairi sawah.
Irigasi Tanah Kering dengan Terasisasi
Di Afrika yang kering dipakai sustem ini, terasisasi dipakai untuk distribusi air.
Irigasi Pasang-Surut di Sumatera, Kalimantan, dan Papua
Dengan memanfaatkan pasang-surut air di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Papua dikenal apa yang dinamakan Irigasi Pasang-Surat (Tidal Irrigation). Teknologi yang diterapkan di sini adalah: pemanfaatan lahan pertanian di dataran rendah dan daerah rawa-rawa, di mana air diperoleh dari sungai pasang-surut di mana pada waktu pasang air dimanfaatkan. Di sini dalam dua minggu diperoleh 4 sampai 5 waktu pada air pasang. Teknologi ini telah dikenal sejak Abad XIX. Pada waktu itu pendatang di Pulau Sumatera memanfaatkan rawa sebagai kebun kelapa. Di Indonesia terdapat 5,6 juta Ha dari 34 Ha yang ada cocok untuk dikembangkan. Hal ini bisa dihubungkan dengan pengalaman Jepang di Wilayah Sungai Chikugo untuk wilayah Kyushu, di mana di sana dikenal dengan sistem irigasi Ao-Shunsui yang mirip.
Irigasi Tanah Kering atau Irigasi Tetes
Di lahan kering, air sangat langka dan pemanfaatannya harus efisien. Jumlah air irigasi yang diberikan ditetapkan berdasarkan kebutuhan tanaman, kemampuan tanah memegang air, serta sarana irigasi yang tersedia.
Ada beberapa sistem irigasi untuk tanah kering, yaitu:
(1) irigasi tetes (drip irrigation),
(2) irigasi curah (sprinkler irrigation),
(3) irigasi saluran terbuka (open ditch irrigation), dan
(4) irigasi bawah permukaan (subsurface irrigation).
Untuk penggunaan air yang efisien, irigasi tetes merupakan salah satu alternatif. Misal sistem irigasi tetes adalah pada tanaman cabai.
Ketersediaan sumber air irigasi sangat penting. Salah satu upaya mencari potensi sumber air irigasi adalah dengan melakukan deteksi air bawah permukaan (groundwater) melalui pemetaan karakteristik air bawah tanah. Cara ini dapat memberikan informasi mengenai sebaran, volume dan kedalaman sumber air untuk mengembangkan irigasi suplemen.Deteksi air bawah permukaan dapat dilakukan dengan menggunakan Terameter.
Irigasi Pertanian
Irigasi merupakan suatu ilmu yang memanfaatkan air untuk tanaman mulai dari tumbuh sampai masa panen. Air tersebut diambil dari sumbernya, dibawa melalui saluran, dibagikan kepada tanaman yang memerlukan secara teratur, dan setelah air tersebut terpakai, kemudian dibuang melalui saluran pembuang menuju sungai kembali.
Irigasi dikehendaki dalam situasi:
(a) bila jumlah curah hujan lebih kecil dari pada kebutuhan tanaman,
(b) bila jumlah curah hujan mencukupi tetapi distribusi dari curah hujan tidak bersamaan dengan waktu yang dikehendaki tanaman.
Irigasi merupakan usaha untuk mendatangkan air dengan membuat bangunan dan jaringan berupa saluran - saluran untuk mengalirkan air guna keperluan pertanian, membagi-bagikan air ke sawah-sawah atau ladang-ladang dengan cara yang teratur dan membuang air yang tidak diperlukannya lagi, setelah air itu digunakan dengan sebaik-baiknya.
Oleh karena itu ilmu irigasi sangat penting untuk membuat petani atau rakyat sekitarnya dapat memanfaatkan sumber air yang ada, sehingga petani dapat meningkatkan kesejahteraannya.
Adapun manfaat yang dapat kita ambil dari irigasi adalah:
1.Sistem dapat menjamin sepenuhnya persediaan air untuk tanaman.
2.Sistem dapat menjamin waktu panen pada saat musim kering.
3.Menjaga suhu tanah agar tetap dingin.
4.Mencuci garam – garam yang berada dalam tanah.
5.Memperkecil resiko rembesan air tanah.
6.Agar tanah lebih mudah dikerjakan pada waktu membajak.
Maksud irigasi ialah untuk mencukupi kebutuhan air guna pertanian dan tujuan irigasi tergantung dari kebutuhan untuk apa irigasi itu akan diperlukannya.
Maksud itu dapat dibagi dalam :
a. Membasahi tanah
b. Merabuk
c. Mengatur suhu (temperatur) tanah
d. Menghindari gangguan dalam tanah
e. Kolmatase
f. Membersihkan air kotoran
g. Mempertinggi air tanah.




